Nonton televisi yuk

    Warung Bebas TV Streaming

    Minggu, 15 Mei 2011

    Belajar Cara Bersopan santun Di Jalan

    Sebenarnya hal yang pertama dan kudu harus diketahui oleh masyarakat, juga pengendara sepeda motor adalah mengenal dan mengetahui arti dan maksud dari rambu-rambu lalu-lintas yang disediakan/terpasang di jalan umum


    Hal ini tidak lain adalah untuk memberikan petunjuk tentang ketertiban dan kelancaran perjalanan anda agar anda aman dan selamat sampai ditujuan.

    Sayangnya, sangat banyak (dan banyak sekali) masyarakat Indonesia yang tidak paham soal rambu-rambu lalu-lintas, dan lebih buruknya yang terjadi dilapangan adalah, pelanggaran terhadap rambu-rambu lalu-lintas tersebut. Hal ini disebabkan karena lemahnya tingkat kedisiplinan masyarakat, juga lemah dalam kepatuhan, lemah dalam sikap dan perilaku, lemah dalam hukum, dan lemah dalam berbudaya, serta berlalu-lintas yang benar.

    Secara umum bahwa pengertian rambu-rambu lalu-lintas adalah salah satu alat perlengkapan di jalan dalam bentuk tertentu yang memuat lambang, huruf, angka, kalimat dan/atau perpaduan diantaranya, yang digunakan untuk memberikan peringatan, larangan, perintah dan petunjuk bagi pemakai jalan.
    Sebenarnya sudah banyak artikel-artikel media blog yang telah menjelaskan soal arti dan maksud dari rambu-rambu lalu lintas yang sering dipakai oleh DLLAJR (Dinas Lalu-lintas Angkutan Jalan Raya).

    Berdasarkan jenis pesan yang disampaikan, rambu lalu lintas dapat dikelompokkan menjadi rambu-rambu sebagai berikut:

    Rambu peringatan:
    Rambu yang memperingatkan adanya bahaya agar para pengemudi berhati-hati dalam menjalankan kendaraannya. Misalnya: Rambu yang menunjukkan adanya lintasan kereta api, atau adanya simpangan berbahaya bagi para pengemudi.

    Rambu petunjuk:
    Rambu yang memberikan petunjuk atau keterangan kepada pengemudi atau pemakai jalan lainnya, tentang arah yang harus ditempuh atau letak kota yang akan dituju lengkap dengan nama dan arah letak itu berada.

    Rambu larangan dan perintah:
    Rambu ini untuk melarang/memerintah semua jenis lalu lintas tertentu untuk memakai jalan, jurusan atau tempat-tempat tertentu. Misalnya:

    Rambu dilarang berhenti:
    Kendaraan harus lewat jalur tertentu.

    Rambu tetap:
    Yang dimaksud dengan rambu tetap adalah semua jenis rambu yang ditetapkan menurut Surat Keputusan Menteri Perhubungan yang dipasang secara tetap, sedangkan rambu tidak tetap adalah rambu yang dipasang dan berlaku hanya beberapa waktu, dapat ditempatkan sewaktu-waktu dan dapat dipindah-pindahkan.

    Rambu tambahan:
    Menurut penulis bahwa rambu tambahan adalah rambu-rambu yang juga membantu para pengguna jalan dan penggunaanya sudah ditetapkan melalui UU yang berlaku.
    Rambu-rambu Lalu Lintas:







    sumber:stephenlangitan.com

    Minggu, 21 November 2010

    Mengenal Musik Blues

    W C HandyAbad ke-19. Di ruang gelap dan pengap, di tempat penampungan para budak. Terdengar nyanyian yang penuh rintihan dari perasaan terkukung, yang memenuhi suasana tanah pertanian Amerika yang dingin, sombong dan membosankan. Tradisi oral (bernyanyi tanpa musik) dari budak asal Afrika tersebut, lambat laun mengalami akulturisasi dengan musik tradisional Eropa, dan melahirkan sebuah aliran musik baru, bernama blues.
    Nama blues lahir dari istilah blue yang selalu dikonotasikan dengan perasaan depresi dan melankoli. Akhir abad ke-19, musik blues mulai mendominasi daerah pinggiran di bagian selatan Amerika. Baru pada tahun 1910, istilah blues resmi dipakai.
    Permainan gitar pada musik blues, populer pada abad ke-20. Sebelumnya para musisi blues sering memakai banjo selama bertahun tahun, dan musik blues pun terus berkembang. Bahkan di setiap daerah Amerika, melahirkan warna musik blues yang berbeda seperti Chicago Blues (Muddy Waters, Koko Taylor), Delta Blues (Robert Lockwood jr), East Cost Blues (John Jackson) dan Texas Blues (Mike Morgan & The Crawl).
    Perkembangan teknologi dalam instrumen musik, kemudian melahirkan warna baru seperti electric blues, electric harmonica blues, modern acoustic blues dan modern electric blues.Jimi Hendrix
    Modern electric blues adalah subgenre blues yang paling populer hingga saat ini. Dari genre tersebut, lahir puluhan tokoh musik blues seperti B.B. King, Buddy Guy, John Lee Hocker, Jhony Winter, Koko Taylor, Robert Cray, Taj Mahal, Dave Hole, Tinsley Ellis Freddie King, Stevie Ray Vaughan dan Kenny Wayne Shepherd.
    Modern electeric blues muncul pada awal dekade 60-an, saat pamor musik blues menurun dan perusahaan rekaman besar AS enggan mengontrak mereka. Band-band blues dari Inggris kemudian mengisi kekosongan itu. Para musisi Inggris seperti Eric Clapton, The rolling Stones, John Mayal dan Bluesbreaker akhirnya memberi suasana baru bagi para musisi blues Amerika. Invasi British Blues ini memicu musisi asal Amerika untuk menawarkan warna baru musik blues.
    Musik blues adalah musik yang riil, tentang manusia dan segala persoalannya yang nyata. Benar-benar nyata dan kasar, mereka juga memainkan apa yang ingin mereka mainkan tanpa perlu banyak persiapan dan tidak dibuat-buat. Mungkin itulah satu alasan yang membuat seorang Johnny Winter sangat tergila-gila pada blues.
    Gitaris Jimi Hendrix juga termasuk tokoh musik blues yang banyak mempengaruhi musisi lain. Sebenarnya musik Jimi lebih mengarah ke aliran hard rock, lewat lagu - lagu seperti purple haze, foxy lady, dan crosstown traffic. Tetapi Jimi juga terkenal lewat nomor blues seperti red house dan voodoo child.
    Dengan teknik permainan gitarnya yang aneh, Jimi menjadi pionir dalam musik blues yang didominasi electric sound yang sangat impresif, yang kemudian menarik perhatian gitaris lainya untuk lebih mengeksplorasi sound.
    Setelah era kemunculan Jimi Hendrix, banyak bermunculan musisi blues rock seperti mendiang Stevie Ray Vaughan, Tinsley Ellis, Taj Mahal dan dari generasi muda ada Kenny Wayne Shepherd.
    Perjalanan musik memang tidak berhenti sampai di situ, dan perkembangannya terus bergulir. Namun, tentunya blues kekinian lebih banyak orang yang tahu dan menikmatinya. Lepas dari itu, semua orang tahu bahwa sangat banyak aliran musik saat ini yang lahir dari kontribusi blues sebagai induknya
    Penyanyi blues yang terkenal
    • W. C. Handy (1873-1958), "Bapak Blues"
    • Bessie Smith (1894-1937)
    • Memphis Minnie (1897-1973)
    • Alberto Cañizares (lahir tahun 1979)
    • Louis Armstrong, (1901-1971)
    • Miquelo Ortiz (lahir tahun 1977)
    • Louis Jordan (1908-1975)
    • Daniel Ibarra (lahir tahun 1979)
    • Robert Johnson (1909/1912-1938)
    • B. B. King (lahir tahun 1925)
    • Ray Charles, (1930-2004)
    • Jimi Hendrix (27 November 1942 – 18 September 1970)
    • Eric Clapton, (lahir tahun 1945)

     

    5 Tips to Play North Mississippi Slide Guitar Blues

    R.L. BurnsideOften the best things in life are simple, and that applies to playing North Mississippi open tuned slide guitar. Energizing that style, or any other, with soul is something you can’t get from lessons ― except maybe life’s ― but I can set you on the musical path with just a couple tips. And maybe even show you how to pull the sound in some unconventional directions that’ll encourage you to apply your own special sauce to the hill country diet.
    I play North Mississippi hill country rooted music with my group Scissormen, flying the flag for hypno-drone blues in the U.S and abroad. And the three songs that’ll illustrate the points in this piece are from Scissormen’s brand new CD Luck in a Hurry. Now here are the basics.
    1) Tunings: Forget D-A-D-G-A-D and all that other “fancy” stuff. That’s for guys like Sonny Landreth. In hill country, tunings come plain vanilla. Open D and open G are the most common. Queen of North Mississippi blues Jessie Mae Hemphill favored open D major (D-A-D-F#-A-D) for much of her music. When sliding, R.L. Burnside preferred open G major (D-G-D-G-B-D), which ― like many bluesmen before him ― he called “Spanish” tuning.
    Hit the open strings of a guitar in open D and the attraction’s obvious ― an ominous low-end growl that sustains even on an acoustic guitar. And, as Ben Harper fans know, the simplicity of the tuning allows all sorts of slide acrobatics, from shimmering full chord sustains to graceful leaping triads. For an old-school dose, check out Scissormen’s “Mattie Sweet Mattie,” which owes a thematic debt to another great North Mississippi slider, Fred McDowell.
    Open G isn’t much trickier, but the Keith Richards axiom applies. As he so elegantly put it, the basics are “five strings, three chords, two fingers and one asshole.” Hopefully you’ll get more than two digits involved, because triads and other more complex chords are a simple but beautiful way to decorate movement within the ol’ I-IV-V. But you will want to avoid that low G string until you have some command of the tuning lest you drop some unintentional atonal bombs.
    2) Muting: Don’t do it. Sure, that’s not what your teacher or any of the manuals will tell you, but those manuals weren’t written in juke joints reeking of sweat and moonshine. Most old-style bands in North Mississippi and the upper Delta were just one or two guitars and drums, like Burnside’s outfit and the Jelly Roll Kings. And that means you’ve got to make plenty of noise to fill up space and get cosmic ― get those lows sustaining, those highs creating clouds of overtones. That’s where the hypno-drone magic occurs, along with parking on the I chord as long as you dang please.
    3) Finger picking: This is essential. There are great plectrum slide players out there, but the meaty tones and versatile attack that is part of North Mississippi blues’ expressiveness requires the fingers. If you’re a pick picker, don’t worry. Finger style will come if you work at it.
    4) Sliding: Some will tell you to only slide up the neck, but in North Mississippi anything goes. This style’s not about precision or formality. Like all great blues, it’s about telling a story with words and sound. It doesn’t matter what kind of slide you play either ― glass, metal, ceramic. Experiment with them all and find what sounds best to you through your amp and guitar. I would recommend a slide that’s tight on your finger, however. That means you’ll need only one finger to wield it in a steady and accurate fashion. And I’d suggest wearing a slide on your pinky or ring finger, so it can be used for fretting, too, and effects like hammering while you play chords or single notes.
    Listen to this version of “Death Letter” from Luck in a Hurry and you’ll hear a lot of what I’ve mentioned: low growling sustained open D chords, sliding up and down the neck, slide hammering on the G (IV) chord, rumbling clouds of overtones and distortion ― all aimed at capturing the drama of Son House’s amazing lyrics.
    5) Bring your own game: What made Burnside, Hemphill, Junior Kimbrough, and earlier blues artists from the Mississippi hills great was originality ― the way they infused the music they inherited from others with their own personality. That’s the same reason why Waits and Dylan are tops. Real artists always bring themselves to the game. So why shouldn’t you? Check out “The Devil is Laughing.” It’s based on an open G riff I copped from R.L., but inspired by a story I heard in the hills of Pennsylvania when I was growing up. And since my own earlier musical roots are in rock and improvisation, there’s a big Les Paul/Mesa-Boogie/Marshall cab tone and chromatic wildness in the slide breaks inspired by another influence, the free-jazz guitarist Sonny Sharrock.
    And now it’s in your hands ― or, maybe, on one of your fingers.

    Rabu, 10 November 2010

    Agar Sperma Tetap Sehat


    Detail Berita

    Berhubungan intim setiap hari bisa membuat sperma tetap sehat. (Foto: Corbis)


    KEMAMPUAN tiap pria dalam memproduksi sperma berkualitas tentu berbeda-beda. Ada banyak faktor yang bisa menjadi penghambat sehingga sperma yang dikeluarkan tidak sehat. Sehingga, dibutuhkan upaya agar sperma tetap sehat. Apa saja?

    Berhentilah merokok 

    Tidak mengonsumsi rokok sangatlah baik untuk mengurangi nikotin dan efek radikal bebas yang mengurangi kesuburan sperma.

    Kurangi minum alkohol 

    Lebih dari dua gelas perhari sudah masuk dalam kategori berlebihan. Alkohol bisa menurunkan kualitas dan kuantitas sperma. Namun, alangkah lebih baik jika sama sekali Anda tak mengonsumsi alkohol. Walau bagaimanapun, alkohol itu lebih berbahaya daripada merokok sekalipun.

    Hindari celana dalam terlalu ketat 

    Carilah yang sedikit longgar dan hindari mandi dengan air terlalu panas supaya tetikel Anda tetap dingin.

    Konsumsi cukup vitamin 

    Tetap asup multivitamin sebagai antioksidan misalnya vitamin C, E, dan betakaroten. Bisa juga dengan banyak mengasup buah dan sayuran. Baik juga bila Anda minum multivitamin yang mengandung zincsebanyak 20 mg setiap hari. 

    Sejumlah makanan kaya zinc seperti daging kalkun, kerang, daging kambing, dan daging merah tanpa lemak untuk meningkatkan kuantitas sperma.

    Batasi makanan berlemak 

    Jangan berlebihan mengasupnya tanpa imbangan serat.

    Banyak minum air putih 

    Tak ada fungsi organ yang berjalan normal saat tubuh kekurangan air. Dalam kondisi dehidrasi akibat kekurangan cairan, produksi hormon penghasil sperma akan terhambat. Takaran ideal, konsumsi air sedikitnya delapan gelas perhari. 

    Konsumsi lebih banyak daging 

    Kandungan asam amino (L-arginine dan L-carnitine) dalam sejumlah produk daging bermanfaat untuk meningkatkan hormon testosteron dan meningkatkan produksi sperma. Produk yang baik dikonsumsi adalah ikan tuna, daging unggas, dan daging merah.

    Hindari stres yang berkepanjangan 

    Sisihkan waktu Anda untuk bermeditasi, menyendiri, dan menikmati hidup Anda sendiri tanpa gangguan apapun, entah itu menikmati musik, menonton film, televisi, dan lain-lain.

    Olahraga teratur 

    Kesehatan tubuh, olahraga juga memiliki pengaruh yang positif terhadap kesehatan reproduksi. Namun, olahraga berlebihan tidak disarankan karena menimbulkan perubahan sementara pada hormon yang berakibat pada penurunan kualitas sperma.

    Batasi asupan minuman ringan 

    Yakinlah diri bahwa minuman yang Anda asup aman terhadap berbagai bahan kimia yang bisa meracuni tubuh.

    Bercinta setiap hari 

    Bercinta setiap hari selama 7 hari dapat membuat sperma lebih sehat, giat, dan aktif. Karena itu, bagi pasangan yang sedang menjalani program kehamilan dianjurkan untuk menjalani program bercinta setiap selama 7 hari ini.


    Sumber: OkeZone.com
    Share